|Home |Indeks |

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPENDIUM KGK
 

BAGIAN SATU

PENGAKUAN IMAN

  

SEKSI SATU

”Aku Percaya” – ”Kami Percaya”

  

BAB DUA

ALLAH DATANG UNTUK MENJUMPAI MANUSIA

 

KITAB SUCI

 

18. Mengapa Kitab Suci mengajarkan kebenaran?

 

Karena Allah sendirilah pengarang Kitab Suci. Atas alasan inilah Kitab Suci disebut ”terinspirasikan”, dan tanpa kesalahan mengajarkan kebenaran yang perlu untuk keselamatan kita. Roh Kudus menginspirasikan para pengarang yang menuliskan apa yang Dia inginkan untuk mengajar kita. Tetapi, iman Kristen bukanlah ”agama Kitab”, tetapi agama Sabda Allah – ”bukan kata-kata yang tertulis dan bisu, melainkan Sabda yang menjadi manusia dan hidup” (Santo Bernardus dari Clairvaux).

105-108; 135-136

 

 

19. Bagaimana Kitab Suci seharusnya dibaca?

 

Kitab Suci harus dibaca dan ditafsirkan dengan bantuan Roh Kudus dan di bawah tuntunan Kuasa Mengajar Gereja menurut kriteria: 1) harus dibaca dengan memperhatikan isi dan kesatuan dari keseluruhan Kitab Suci, 2) harus dibaca dalam Tradisi yang hidup dalam Gereja, 3) harus dibaca dengan memperhatikan analogi iman, yaitu harmoni batin yang ada di antara kebenaran-kebenaran iman itu sendiri.

109-119; 137

 

20. Apa kanon Kitab Suci itu?

 

Kanon Kitab Suci ialah daftar lengkap dari tulisan-tulisan suci yang diakui oleh Gereja melalui Tradisi Apostolik. Kanon ini terdiri dari 46 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru.

120; 138

 

 

21. Apa pentingnya Perjanjian Lama bagi umat Kristen?

 

Para pengikut Kristus menghormati Perjanjian Lama sebagai Sabda Allah yang benar. Seluruh Kitab Perjanjian Lama itu diinspirasikan secara ilahi dan mempunyai nilai tetap. Kitab-kitab itu memberikan kesaksian tentang pedagogi ilahi cinta Allah yang menyelamatkan. Kitab-kitab itu ditulis terutama untuk mempersiapkan kedatangan Kristus sang Penyelamat alam semesta.

121-123

 

 

22. Apa pentingnya Perjanjian Baru bagi umat Kristen?

 

Perjanjian Baru, yang berpusat pada Yesus Kristus, menyatakan kebenaran terakhir wahyu ilahi kepada kita. Dalam Perjanjian Baru, keempat Injil menurut Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes merupakan inti dari seluruh Kitab Suci karena merupakan saksi utama hidup dan ajaran Yesus. Dengan demikian, keempatnya mempunyai tempat yang unik di dalam Gereja

124-127; 139

 

 

23. Bagaimana kesatuan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?

 

Kitab Suci adalah satu sejauh Sabda Allah itu satu. Rencana penyelamatan Allah itu satu, dan inspirasi ilahi dari kedua Perjanjian itu juga satu. Perjanjian Lama mempersiapkan yang Baru dan Perjanjian Baru menyempurnakan yang Lama, keduanya saling menerangkan satu sama lain.

128-130;140

 

 

24. Apa peranan Kitab Suci di dalam kehidupan Gereja?

 

Kitab Suci memberikan dukungan dan kekuatan bagi kehidupan Gereja. Bagi Putra-Putri Gereja, Kitab Suci merupakan suatu peneguhan iman, makanan jiwa, dan sumber hidup spiritual. Kitab Suci adalah jiwa teologi dan khotbah pastoral. Para pemazmur berkata bahwa Kitab Suci ”pelita bagi kakiku dan cahaya bagi langkahku” (Mzm 119:105). Karena itu, Gereja menganjurkan semua umat beriman untuk sering membaca Kitab Suci karena ”tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus” (Santo Hieronimus).

131-133; 141

 

 

Prev   -   Next

 

   

@ Anyo - Katedral Sintang|Indeks|Home