|Home |Indeks |

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPENDIUM KGK
 

BAGIAN SATU

PENGAKUAN IMAN

  

SEKSI DUA

PENGAKUAN IMAN KRISTEN

  

BAB SATU

 AKU PERCAYA AKAN ALLAH BAPA

 

 

Surga dan Bumi

 

59. Apa yang diciptakan Allah?

 

Kitab Suci mengatakan, ”Pada awal mula, Allah menciptakan langit dan bumi” (Kej 1:1). Gereja dalam pengakuan imannya menyatakan bahwa Allah adalah Pencipta segala sesuatu, yang kelihatan dan tak kelihatan, semua makhluk spiritual dan yang bertubuh, yaitu para malaikat dan dunia yang kelihatan, khususnya, manusia.

325-327

 

 

60. Siapa para malaikat itu?

 

Malaikat-Malaikat adalah makhluk murni spiritual, bukan makhluk bertubuh, tak kelihatan, tak dapat mati, dan berpribadi, dianugerahi akal dan kehendak. Mereka engontemplasikan dan bertatap muka dengan Allah terus-menerus, dan mereka memuliakan-Nya. Mereka mengabdi-Nya dan menjadi pembawa pesan dalam melaksanakan misi penyelamatan-Nya bagi semua.

328-333; 350-351

 

 

61. Dengan cara bagaimana para malaikat hadir dalam kehidupan Gereja?

 

Gereja bergabung dengan para malaikat dalam menyembah Allah, meminta pertolongan mereka dan memperingati mereka dalam liturgi.

334-336; 352

 

”Di samping setiap orang beriman, berdiri seorang malaikat

sebagai pelindung dan gembala

yang akan menuntunnya kepada kehidupan”

 (Santo Basilius Agung)

 

62. Apa yang diajarkan oleh Kitab Suci tentang penciptaan dunia yang kelihatan?

 

Melalui kisah penciptaan dalam ”enam hari”, Kitab Suci mengajarkan nilai dunia yang diciptakan dan tujuannya, yaitu untuk memuji Allah dan melayani umat manusia. Setiap ciptaan menerima eksistensinya dari Allah, dan dari Dia pulalah manusia menerima kebaikan dan kesempurnaannya, hukum dan tempatnya sendiri di dalam alam semesta.

337-344

 

 

63. Di mana tempat pribadi manusia dalam penciptaan?

 

Pribadi manusia merupakan puncak ciptaan yang kelihatan sejauh dia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

343-344; 353

 

 

64. Hubungan apa yang ada di antara barang-barang ciptaan?

 

Ada saling ketergantungan dan hierarki di antara makhluk-makhluk sebagaimana yang dikehendaki Allah. Sekaligus terdapat kesatuan dan solidaritas di antara para makhluk karena semuanya mempunyai Pencipta yang sama, semuanya dicintai oleh-Nya dan diatur untuk kemuliaan-Nya. Menghormati hukum-hukum yang tertulis dalam penciptaan dan relasi-relasi yang berasal dari kodrat ciptaan itu merupakan prinsip kebijaksanaan dan dasar moralitas.

342; 354

 

 

65. Apa hubungan antara karya penciptaan dan karya penebusan?

 

Karya Penciptaan berpuncak pada karya yang lebih besar lagi, yaitu karya penebusan yang dalam kenyataannya membangkitkan ciptaan baru yang di dalamnya segala sesuatu akan menemukan kembali makna dan kepenuhannya.

345-349

 

Manusia

 

66.  Dalam arti apa kita mengerti bahwa manusia, laki-laki dan perempuan, diciptakan ”menurut gambaran Allah”?

 

Pribadi manusia diciptakan menurut gambar Allah dalam arti bahwa dia mampu mengenal dan mencintai Penciptanya secara bebas. Manusia adalah satu-satunya makhluk di dunia yang dikehendaki Allah demi mereka sendiri, dan dipanggil untuk mengambil bagian dalam kehidupan ilahi-Nya melalui pengenalan dan cinta kasih. Semua manusia, karena diciptakan menurut gambaran Allah, mempunyai martabat sebagai seorang pribadi. Seorang pribadi bukanlah sesuatu barang, tetapi seseorang yang mampu mengenal dirinya sendiri dan memberikan dirinya dengan bebas dan masuk ke dalam persatuan dengan Allah dan pribadi-pribadi lainnya.

355-357

 

 

67. Apa tujuan Allah menciptakan laki-laki dan perempuan?

 

Allah menciptakan segala sesuatu bagi mereka, tetapi Dia menciptakan mereka untuk mengenal, melayani, dan mencintai Allah, untuk mempersembahkan semua ciptaan di dunia ini sebagai rasa syukur dan terima kasih kepada-Nya dan untuk mengangkatnya ke dalam hidup bersama Dia di surga. Hanya dalam misteri penjelmaan Sang Sabda, misteri pribadi manusia dapat dimengerti secara baru. Laki-laki dan perempuan ditakdirkan untuk menghasilkan kembali gambar Putra Allah yang menjadi manusia, Allah yang tidak kelihatan” (Kol 1:15).

358-359; 381

 

 

68. Mengapa bangsa manusia membentuk satu kesatuan?

 

Seluruh umat manusia membentuk satu kesatuan bangsa manusia karena semua mempunyai asal yang sama, yang juga berasal dari Allah (Kis 17:26). Semua mempunyai satu Penyelamat, dan dipanggil untuk ambil bagian dalam kebahagiaan abadi bersama Allah.

360-361

 

 

69. Bagaimana jiwa dan badan membentuk satu kesatuan dalam manusia?

 

Pribadi manusia adalah satu wujud jasmani sekaligus rohani. Dalam manusia, roh dan materi membentuk satu kodrat. Kesatuan ini begitu dalam sehingga berkat prinsip spiritual, yaitu jiwa, badan yang adalah materi menjadi badan manusia yang hidup dan berpartisipasi dalam martabat gambaran Allah.

362-365; 382

 

 

70. Dari mana jiwa berasal?

 

Jiwa yang bersifat rohani tidak berasal dari orang tua, tetapi diciptakan secara langsung oleh Allah dan bersifat abadi. Jiwa tidak ikut mati pada saat dipisahkan dari badan dalam kematian, dan jiwa akan dipersatukan kembali dengan badan pada hari kebangkitan.

366-368; 382

 

 

71. Hubungan apa yang ditetapkan Allah antara laki-laki dan perempuan?

 

Laki-laki dan perempuan diciptakan Allah dalam martabat yang setara karena mereka adalah pribadi-pribadi manusia. Sekaligus mereka diciptakan untuk saling melengkapi karena mereka laki-laki dan perempuan. Allah menghendaki agar mereka menjadi satu bagi yang lainnya untuk membentuk kesatuan pribadi-pribadi. Mereka juga dipanggil untuk meneruskan kehidupan manusia dengan menjadi ”satu daging” dalam perkawinan (Kej 2:24). Mereka juga dipanggil untuk menaklukkan dunia sebagai ”pelayan” Allah.

369-373; 383

 

 

72. Bagaimana kondisi asli manusia menurut rencana Allah?

 

Dengan menciptakan laki-laki dan perempuan, Allah memberikan kepada mereka suatu partisipasi khusus dalam kehidupan ilahi-Nya, dalam kesucian dan keadilan. Dalam rencana Allah, mereka tak akan mengalami penderitaan atau kematian. Selain itu, terdapat harmoni sempurna dalam diri manusia, antara makhluk ciptaan dan Penciptanya, antara laki-laki dan perempuan, juga antara pasangan manusia yang pertama dan semua ciptaan.

374-379; 384

 

 

Prev   -   Next

 

   

@ Anyo - Katedral Sintang|Indeks|Home