|Home |Indeks |

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPENDIUM KGK
 

BAGIAN SATU

PENGAKUAN IMAN

  

SEKSI DUA

PENGAKUAN IMAN KRISTEN

  

BAB SATU

 AKU PERCAYA AKAN ALLAH BAPA

 

 

Jatuh ke Dalam Dosa

 

73. Bagaimana kita seharusnya memahami realitas dosa?

 

Dosa ada dalam sejarah manusia. Realitas dosa dapat dipahami dengan jelas hanya dalam terang wahyu ilahi dan terutama dalam terang Kristus Penyelamat semuanya. Ketika dosa begitu banyak, Dia melimpahkan rahmat lebih banyak lagi.

385-389

 

 

74. Apa kejatuhan para malaikat itu?

 

Ungkapan ini menyatakan bahwa Setan dan iblis-iblis lainnya, yang dibicarakan oleh Kitab Suci dan Tradisi Gereja, pada awalnya adalah para malaikat yang diciptakan dengan baik oleh Allah. Tetapi, mereka berubah menjadi jahat karena, melalui pilihan yang bebas dan definitif, menolak Allah dan Kerajaan-Nya sehingga memunculkan neraka. Mereka mencoba membujuk manusia untuk bersekutu dengan mereka memberontak melawan Allah. Namun, Allah telah memastikan kemenangan terhadap Kejahatan dalam Kristus.

391-395; 414

 

 

75. Apa dosa manusia yang pertama itu?

 

Ketika dicobai iblis, manusia pertama, laki-laki dan perempuan, telah membiarkan kepercayaan kepada Sang Pencipta mati dari dalam hati mereka. Dalam ketidaktaatan, mereka ingin menjadi ”seperti Allah”, tetapi tanpa Allah dan tidak selaras dengan-Nya (Kej 3:5). Karena itu, Adam dan Hawa langsung kehilangan rahmat asali kesucian dan keadilan bagi mereka sendiri dan semua keturunan mereka.

396-403; 415-417

 

 

76. Apa dosa asal itu?

 

Dosa asal yang di dalamnya semua manusia dilahirkan adalah keadaan tiadanya kesucian dan keadilan asali. Dosa asal adalah dosa yang ”membelenggu” kita, bukan sesuatu yang kita lakukan, merupakan suatu keadaan kelahiran dan bukan suatu tindakan pribadi. Karena kesatuan asali seluruh umat manusia, dosa asal ini diturunkan kepada keturunan Adam ”bukan dengan peniruan, tetapi lewat pembiakan”. Pewarisan ini menjadi misteri yang tidak dapat kita pahami sepenuhnya.

404; 419

 

 

77. Apa konsekuensi-konsekuensi lain yang muncul dari dosa asal?

 

Sebagai konsekuensi dosa asal, kodrat manusia terluka dalam kekuatan alamiahnya tanpa menjadi rusak secara total. Karena dosa asal ini, muncullah kebodohan, penderitaan, kekuasaan maut, dan kecenderungan terhadap dosa. Kecenderungan ini disebut konkupisensi.

405-409; 418

 

 

78. Setelah dosa yang pertama, apa yang dilakukan oleh Allah?

 

Sesudah dosa yang pertama, dunia dibanjiri dosa, tetapi Allah tidak membiarkan manusia berada di bawah kuasa maut. Dalam ”Protoevangelium” (Kej 3:15), Allah memaklumkan dengan cara yang misterius bahwa kejahatan akan dikalahkan dan manusia akan diangkat dari kedosaannya. Pernyataan ini merupakan pewartaan pertama Mesias dan Penebus. Karena itu, kedosaan ini pada masa yang akan datang disebut dengan ”kedosaan yang membahagiakan” karena ”memunculkan Penebus Agung bagi kita” (Liturgi Malam Paskah).

410-412; 420

 

 

Prev   -   Next

 

   

@ Anyo - Katedral Sintang|Indeks|Home