|Home |Indeks |

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPENDIUM KGK
 

BAGIAN SATU

PENGAKUAN IMAN

  

SEKSI DUA

PENGAKUAN IMAN KRISTEN

  

BAB DUA

 AKU PERCAYA AKAN YESUS KRISTUS,

PUTRA ALLAH YANG TUNGGAL

 

 

”YESUS KRISTUS TURUN KE TEMPAT PENANTIAN,

PADA HARI KETIGA, BANGKIT DARI ANTARA ORANG MATI”

 

 

125. Apakah ”tempat penantian” itu?

 

Tempat penantian ini berbeda dengan neraka terkutuk. Ini adalah situasi semua manusia, baik benar maupun jahat, yang mati sebelum Kristus. Pribadi ilahi Yesus turun kepada orang-orang benar yang menanti-nantikan Penyelamat sehingga mereka akhirnya dapat melihat Allah. Ketika Yesus memusnahkan Iblis yang berkuasa atas maut (Ibr 2:14) melalui kematian-Nya, Yesus membebaskan orang-orang benar yang menantikan Sang Penebus dan membuka pintu gerbang surga bagi mereka.

632-637

 

 

126. Di mana letak kebangkitan Kristus dalam iman kita?

 

Kebangkitan Kristus merupakan mahkota kebenaran iman kita kepada Kristus, dan bersama salib menjadi bagian inti Misteri Paskah.

631, 638

 

 

127. Tanda-tanda apakah yang menjadi saksi kebangkitan Yesus?

 

Kecuali tanda kubur kosong, para wanita memberikan kesaksian tentang kebangkitan Yesus. Merekalah yang pertama-tama bertemu dengan Kristus dan mewartakan-Nya kepada para Rasul. Kemudian, Yesus ”menampakkan diri kepada Kefas (Petrus) dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu, Ia menampakkan Diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus” (1Kor 15:5-6) yang lain juga. Para Rasul tidak mengarang cerita tentang kebangkitan karena bagi mereka sendiri hal itu tidak mungkin. Bahkan, Yesus memperingatkan karena ketidakpercayaan mereka.

639-644; 656-657

 

 

128. Mengapa kebangkitan itu sekaligus merupakan peristiwa transenden?

 

Walaupun peristiwa kebangkitan merupakan peristiwa historis yang dapat diverifikasi dan diuji melalui tanda-tanda dan para saksi, tetapi sekaligus merupakan peristiwa yang melampaui dan mengatasi sejarah sebagai sebuah misteri iman karena merupakan masuknya kemanusiaan Kristus ke dalam kemuliaan Allah. Karena alasan yang terakhir inilah, Kristus yang bangkit tidak menampakkan Diri-Nya kepada dunia, tetapi hanya kepada para murid-Nya, dan menjadikan mereka saksisaksi-Nya di hadapan umat manusia.

647; 656-657

 

 

129. Bagaimana kondisi tubuh Yesus yang bangkit?

 

Kristus yang bangkit bukanlah satu bentuk kedatangan kembali ke dalam kehidupan duniawi. Tubuh yang bangkit adalah tubuh yang sama dengan yang disalibkan, dengan membawa bekas-bekas kesengsaraan-Nya. Namun, tubuh itu telah mengambil bagian dalam kehidupan ilahi dan memiliki ciri-ciri tubuh yang sudah dimuliakan. Atas dasar ini, Yesus yang telah dibangkitkan bebas sepenuhnya untuk menampakkan diri kepada murid-murid-Nya dalam pelbagai sosok, atas cara dan di mana saja Ia kehendaki.

645-646

 

 

130. Bagaimana peristiwa kebangkitan itu merupakan karya Tritunggal?

 

Kebangkitan Kristus merupakan karya Allah yang transenden. Ketiga Pribadi bertindak bersama sesuai dengan cara masing-masing: Bapa memanifestasikan kekuasaan-Nya,Putra menerima kembali”kehidupan yang Dia persembahkan dengan bebas (Yoh 10:17), mempersatukan kembali jiwa dan badan-Nya yang dihidupkan, dan Roh Kudus memuliakan-Nya.

648-650

 

 

131. Apa makna penyelamatan dari kebangkitan?

 

Kebangkitan adalah puncak dari penjelmaan. Kebangkitan mengukuhkan keilahian Kristus dan semua hal yang Dia lakukan dan ajarkan. Kebangkitan memenuhi semua pelaksanaan janji yang dibuat untuk kita. Terlebih lagi Kristus yang bangkit, penakluk dosa dan maut, adalah prinsip pembenaran dan kebangkitan kita. Kebangkitan menganugerahi kita rahmat sebagai anak angkat yang sungguh-sungguh merupakan partisipasi real dalam kehidupan Putra Tunggal satu-satunya. Pada akhir zaman, Dia akan membangkitkan tubuh-tubuh kita.

651-655; 658

 

 

Prev   -   Next

 

   

@ Anyo - Katedral Sintang|Indeks|Home