|Home |Indeks |

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPENDIUM KGK
 

BAGIAN SATU

PENGAKUAN IMAN

  

SEKSI DUA

PENGAKUAN IMAN KRISTEN

  

BAB TIGA

AKU PERCAYA AKAN ROH KUDUS

 

”AKU PERCAYA AKAN GEREJA KATOLIK YANG KUDUS”

 

Gereja Itu Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik

 

161. Mengapa Gereja itu Satu?

 

Gereja itu Satu karena sumber dan teladannya adalah kesatuan Pribadi-Pribadi dalam satu Allah Tritunggal. Sebagai Pendiri dan Kepala, Yesus Kristus menetapkan kesatuan semua umat manusia dalam satu tubuh. Sebagai jiwa Gereja, Roh Kudus mempersatukan semua umat beriman dalam kesatuan dengan Kristus. Gereja hanya mempunyai satu iman, satu kehidupan Sakramental, satu warisan Apostolik, satu pengharapan yang umum, dan cinta kasih yang satu dan sama.

813-815 ; 866

 

 

162. Di mana terdapat Gereja Kristus yang satu?

 

Gereja Kristus yang satu, sebagai sebuah susunan masyarakat dan terorganisir, ada dalam (subsistit in) Gereja Katolik, dipimpin oleh Pengganti Petrus dan para Uskup dalam kesatuan dengannya. Hanya melalui Gereja inilah orang bisa mendapatkan kepenuhan sarana keselamatan, karena Allah sudah mempercayakan semua berkat Perjanjian Baru kepada persekutuan Apostolik yang dikepalai oleh Petrus.

816; 870

 

 

163. Bagaimana dengan orang-orang Kristen non-Katolik?

 

Di dalam Gereja dan komunitas-komunitas gerejawi yang terpisah dari kesatuan penuh dengan Gereja Katolik, dapat dijumpai banyak unsur pengudusan dan kebenaran. Semua anugerah ini berasal dari Kristus dan mendorong pada kesatuan Katolik. Anggota-anggota Gereja dan komunitas ini dipersatukan ke dalam Kristus melalui Sakramen Pembaptisan, dan karena itu kita mengakui mereka sebagai saudara-saudara kita.

817-819

 

 

164. Bagaimana seseorang dapat berkarya untuk persatuan umat Kristen?

 

Kerinduan untuk mempersatukan kembali semua orang Kristen adalah rahmat dari Kristus dan panggilan Roh Kudus. Kerinduan ini melibatkan seluruh Gereja dan perlu diikuti dengan pertobatan hati, doa, pengakuan sebagai saudara satu sama lain, dan dialog teologis.

820-822; 866

 

 

165. Dengan cara bagaimana Gereja itu Kudus?

 

Gereja itu Kudus sejauh Allah yang menjadi pendirinya. Kristus telah menyerahkan Diri-Nya bagi Gereja untuk menguduskannya dan menjadikannya sumber pengudusan. Roh Kudus mencurahkan cinta kasih kepada Gereja. Di dalam Gereja, manusia menemukan kepenuhan sarana keselamatan. Kekudusan merupakan panggilan setiap anggotanya dan merupakan tujuan dari semua kegiatannya. Di antara anggota-anggota Gereja, terdapatlah Perawan Maria dan santo-santa yang menjadi model dan perantara. Kekudusan Gereja merupakan sumber pengudusan bagi anak-anaknya yang di dunia ini mengakui diri mereka

sebagai pendosa yang selalu membutuhkan pertobatan dan penyucian.

823-829; 867

 

166. Mengapa Gereja disebut Katolik?

 

Gereja itu Katolik, artinya universal, sejauh Kristus hadir di dalamnya. ”Di mana terdapat Kristus, di sana jugalah Gereja Katolik” (Santo Ignatius dari Antiokhia). Gereja mewartakan kepenuhan dan totalitas iman, membawa dan mengatur kepenuhan sarana keselamatan, dan diutus kepada segala bangsa dari segala zaman apa pun kebudayaannya.

830-831 ; 868

 

 

167. Apakah Gereja partikular itu Katolik?

 

Setiap Gereja partikular (yaitu keuskupan atau eparchy) adalah Katolik. Gereja itu terbentuk oleh komunitas orang-orang Kristen yang ada dalam kesatuan iman dan Sakramen dengan Uskup mereka, yang ditahbiskan dalam tradisi Apostolik, dan dalam kesatuan dengan Gereja Roma yang ”memimpin dalam cinta kasih” (Santo Ignatius dari Antiokhia).

832-835

 

 

168. Siapa yang termasuk dalam Gereja Katolik?

 

Semua manusia dengan bermacam-macam cara termasuk dalam kesatuan Katolik Umat Allah atau terarah kepadanya. Mereka yang termasuk dalam kesatuan penuh dengan Gereja Katolik adalah mereka, yang memiliki Roh Kristus, bergabung dengan Gereja melalui ikatan pengakuan iman, Sakramen-Sakramen, pemerintahan gerejawi, dan kesatuan. Mereka yang dibaptis, tetapi tidak dalam kesatuan penuh dengan Gereja Katolik, dalam arti tertentu berada dalam kesatuan dengan Gereja Katolik walaupun secara tidak sempurna.

836-838

 

 

169. Apa hubungan Gereja Katolik dengan bangsa Yahudi?

 

Gereja Katolik mengakui hubungan khusus dengan bangsa Yahudi di dalam fakta bahwa Allah memilih mereka untuk menerima Sabda-Nya sebelum bangsabangsa lain. Mereka ”diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji. Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaannya sebagai manusia” (Rom 9:4-5). Iman bangsa Yahudi, tidak seperti agama-agama non-Kristen lain, sudah merupakan jawaban terhadap wahyu Allah dalam Perjanjian Lama.

839-840

 

 

170. Apa hubungan di antara Gereja Katolik dan agama-agama non-Kristen?

 

Terdapat hubungan antara seluruh bangsa manusia yang berasal dari sumber yang sama dan mempunyai tujuan yang sama. Gereja Katolik mengakui apa yang baik dan benar dalam agama-agama lain itu berasal dari Allah dan merupakan pancaran dari kebenaran-Nya. Dengan demikian, juga merupakan persiapan untuk menerima Kabar Gembira dan dorongan untuk persatuan umat manusia di dalam Gereja Kristus.

841-845

 

 

171. Apa arti pernyataan ”di luar Gereja tidak ada keselamatan”?

 

Ini berarti bahwa semua keselamatan datang dari Kristus, Sang Kepala, melalui Gereja, yaitu tubuh-Nya. Jadi, mereka yang mengetahui bahwa Gereja didirikan oleh Kristus dan perlu untuk keselamatan, tetapi menolak untuk masuk atau tinggal di dalam Gereja, tidak dapat diselamatkan. Pada saat yang sama, berkat Kristus dan Gereja-Nya, mereka yang bukan karena kesalahan sendiri tidak mengenal Injil Kristus dan Gereja-Nya, tetapi secara jujur mencari Allah dan mencoba melaksanakan kehendak-Nya melalui suara hatinya, dapat mencapai keselamatan abadi.

846-848

 

 

172. Mengapa Gereja wajib mewartakan Injil ke seluruh dunia?

 

Gereja wajib melaksanakan hal itu karena Kristus sudah memberikan perintah: ”Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Mat 28:19). Tugas misioner dari Allah ini berasal dari cinta Allah yang abadi yang mengutus Putra-Nya dan Roh Kudus karena ”Dia menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran” (1Tim 2:4).

849-851

 

 

173. Dalam arti apa Gereja itu misioner?

 

Gereja, yang dibimbing oleh Roh Kudus, melanjutkan misi Kristus dalam perjalanan sejarah. Karena itu, orang-orang Kristen harus mewartakan Kabar Gembira yang dibawa oleh Kristus kepada setiap orang, dan dengan mengikuti jejak-Nya harus siap mengurbankan diri, bahkan sampai menjadi martir.

852-856

 

 

174. Mengapa Gereja itu bersifat Apostolik?

 

Gereja itu pada dasarnya bersifat Apostolik karena didirikan di atas ”dasar para Rasul” (Ef 2:20). Gereja bersifat Apostolik dalam ajaran yang sama dengan ajaran para Rasul. Gereja bersifat Apostolik karena strukturnya, yaitu diajar, dikuduskan, dan dibimbing oleh para Rasul melalui pengganti-pengganti mereka, yaitu para Uskup dalam kesatuan dengan pengganti Petrus sampai pada kedatangan Kristus kembali.

857 ; 869

 

 

175. Apa isi dari misi para Rasul?

 

Kata ”Rasul” berarti ”dia yang diutus”. Yesus, yang diutus oleh Bapa, memanggil dua belas dari antara murid-murid-Nya dan memilih mereka menjadi para Rasul-Nya, menunjuk mereka menjadi para saksi pilihan dari kebangkitan-Nya dan dasar bagi Gereja-Nya. Ia memberi perintah kepada mereka untuk melanjutkan misi-Nya sendiri dengan berkata: ”Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu” (Yoh 20:21); dan, Dia berjanji untuk tetap tinggal bersama mereka sampai akhir zaman.

858-861

 

 

176. Pewarisan Apostolik?

 

Pewarisan Apostolik merupakan pewarisan melalui Sakramen Imamat Suci untuk melanjutkan misi dan kuasa para Rasul kepada para penerusnya, yaitu para Uskup. Berkat pewarisan ini, Gereja tetap dalam kesatuan iman dan kehidupan dengan asal usulnya dalam mewartakan Kerajaan Kristus di atas muka bumi ini selama berabad-abad.

 861-865

 

Prev   -   Next

 

   

@ Anyo - Katedral Sintang|Indeks|Home