|Home |Indeks |

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPENDIUM KGK
 

BAGIAN SATU

PENGAKUAN IMAN

  

SEKSI DUA

PENGAKUAN IMAN KRISTEN

  

BAB TIGA

AKU PERCAYA AKAN ROH KUDUS

 

”AKU PERCAYA AKAN GEREJA KATOLIK YANG KUDUS”

 

Orang Beriman: Hierarki, Awam, Hidup Bakti

 

177. Orang beriman itu siapa?

 

Orang beriman Kristen adalah mereka yang sudah disatukan dengan Kristus melalui Sakramen Pembaptisan dan membentuk Umat Allah. Karena mereka sudah mengambil bagian dalam fungsi imamat, kenabian, dan rajawi Kristus dalam cara masing-masing, mereka dipanggil untuk melaksanakan misi yang sudah dipercayakan Allah kepada Gereja. Mereka semua sama dan sederajat dalam martabat sebagai anak-anak Allah.

871-872

 

 

178. Bagaimana Umat Allah terbentuk?

 

Dengan institusi ilahi, di antara umat beriman terdapat para pelayan suci yang menerima Sakramen Penahbisan yang membentuk hierarki Gereja. Anggotaanggota lain Gereja disebut kaum awam. Di antara hierarki dan kaum awam, terdapat orang-orang beriman tertentu yang mempersembahkan diri secara khusus kepada Allah dengan mengucapkan kaul menurut nasihat-nasihat Injil, yaitu kemurnian, kemiskinan, dan ketaatan.

873; 934

 

 

179. Mengapa Kristus melembagakan hierarki gerejawi?

 

Kristus menetapkan hierarki gerejawi dengan misi menggembalakan Umat Allah dalam nama-Nya, dan untuk tujuan inilah memberikan kekuasaan kepada mereka. Hierarki terdiri dari para pelayan suci, yaitu para Uskup, Imam, dan Diakon. Berkat Sakramen Penahbisan, para Uskup dan Imam melaksanakan tugas pelayanan mereka dalam nama dan pribadi Kristus, Sang Kepala. Para Diakon melayani Umat Allah dalam diakonia (pelayanan) sabda, liturgi, dan kasih sesama.

847-876; 935

 

 

180. Bagaimana dimensi kolegial pelayanan Gereja itu dilaksanakan?

 

Dilaksanakan seturut teladan dari kedua belas Rasul yang dipilih dan diutus bersama oleh Kristus, kesatuan hierarki Gereja itu demi kesatuan seluruh umat beriman. Setiap Uskup melaksanakan pelayanannya sebagai anggota Dewan para Uskup dalam kesatuan dengan Paus dan mengambil bagian dengannya dalam melayani Gereja universal. Para Imam melaksanakan pelayanan mereka di dalam Dewan para Imam di Gereja lokal dalam kesatuan dengan Uskup mereka, dan berada di bawah bimbingan Uskup.

877

 

 

181. Mengapa pelayanan gerejawi itu juga mempunyai ciri khas personal?

 

Pelayanan gerejawi juga mempunyai ciri khas personal karena setiap pelayan tersebut, berkat Sakramen Penahbisan, bertanggung jawab di hadapan Kristus yang memanggilnya secara personal dan memberikan misi-Nya kepadanya.

878-879

 

 

182. Apa yang menjadi perutusan Paus?

 

Paus, Uskup Roma dan pengganti Santo Petrus, adalah sumber dan dasar yang kelihatan dari kesatuan Gereja. Dia adalah wakil Kristus, kepala Dewan para Uskup dan Gembala Gereja Universal . Lewat penetapan ilahi, ia memperoleh kuasanya yang penuh, tertinggi, langsung, dan universal.

881-882 ; 936-937

 

 

183. Apa tugas Dewan para Uskup?

 

Dewan para Uskup dalam kesatuan dengan Paus, dan tak pernah tanpa dia, juga melaksanakan otoritas tertinggi dan penuh atas Gereja.

883-885

 

 

184. Bagaimana para Uskup melaksanakan tugas mengajar mereka?

 

Karena mereka adalah saksi-saksi autentik iman para Rasul dan diberi wewenang Kristus, para Uskup dalam kesatuan dengan Paus mempunyai tugas mewartakan Kabar Gembira dengan setia dan otoritas penuh kepada semua umat beriman. Melalui iman adikodrati, Umat Allah menghayati iman mereka di bawah bimbingan Kuasa Mengajar Gereja yang hidup.

888-890 ; 939

 

 

185. Kapan Kuasa Mengajar Gereja tidak dapat sesat?

 

Kuasa Mengajar Gereja tidak dapat sesat jika Paus di Roma, sebagai Gembala Tertinggi Gereja, atau Dewan para Uskup, dalam kesatuan dengan Paus, terutama jika berkumpul bersama di dalam suatu konsili ekumenis, memaklumkan secara definitif suatu ajaran yang menyangkut iman atau moral. Kuasa Mengajar juga tidak dapat sesat jika Paus dan para Uskup, dalam Pengajaran biasa, setuju dalam mengusulkan sebuah ajaran secara definitif. Setiap umat beriman harus tunduk pada ajaran tersebut dengan ketaatan iman.

891

 

 

186. Bagaimana para Uskup melaksanakan pelayanan pengudusan mereka?

 

Para Uskup menguduskan Gereja dengan menyebarkan rahmat Kristus melalui pelayanan sabda dan Sakramen-Sakramen, khususnya Ekaristi Kudus, dan juga lewat doa, teladan, dan karya mereka.

893

 

 

187. Bagaimana para Uskup melaksanakan fungsi penggembalaan mereka?

 

Setiap Uskup, sejauh dia menjadi anggota Dewan para Uskup, mempunyai tugas untuk melayani semua Gereja partikular dan seluruh Gereja bersama dengan semua Uskup lain yang ada dalam kesatuan dengan Paus. Seorang Uskup yang mendapat kepercayaan untuk melayani suatu Gereja partikular, melaksanakan tugasnya dengan wewenang kuasa sucinya sendiri yang biasa dan langsung dan melaksanakan dalam nama Kristus, Gembala yang Baik, dalam kesatuan dengan seluruh Gereja di bawah naungan pengganti Petrus.

894-896

 

 

188. Apa yang menjadi panggilan kaum beriman awam?

 

Panggilan kaum awam ialah mencari Kerajaan Allah dengan menerangi dan mengatur tugas-tugas duniawi sesuai dengan rencana Allah. Dengan cara ini, mereka menjawab panggilan kesucian dan kerasulan yang diberikan kepada semua yang sudah dibaptis.

897-900 ; 940

 

 

189. Bagaimana kaum awam mengambil bagian dalam imamat Kristus?

 

Mereka mengambil bagian dalam imamat Kristus, khususnya melalui Ekaristi, dengan mempersembahkan hidup mereka dengan seluruh pekerjaan, doa dan usaha kerasulan, kehidupan keluarga dan jerih payah sehari-hari, beban hidup yang ditanggung dengan sabar dan penghiburan bagi jiwa dan badan sebagai sebuah kurban rohani yang ”karena Yesus Kristus, berkenan kepada Allah” (1Ptr 2:5). Dengan itu, para awam pun sebagai yang ditahbiskan Kristus dan diurapi Roh Kudus mempersembahkan dunia itu sendiri kepada Allah.

901-903

 

 

190. Bagaimana kaum awam mengambil bagian dalam tugas kenabian?

 

Mereka mengambil bagian dengan menerima Sabda Kristus dan mewartakannya kepada dunia dengan kesaksian hidup, karya, kata-kata, tindakan, dan katekese. Tindakan pewartaan kabar gembira ini mempunyai daya guna yang khusus karena dilaksanakan dalam situasi real dunia.

904-907 ; 942

 

 

191. Bagaimana mereka mengambil bagian dalam tugas rajawi?

 

Kaum awam mengambil bagian dalam tugas rajawi Kristus karena mereka menerima kuasa dari-Nya untuk mengatasi dosa dalam diri mereka dan dalam dunia melalui penyangkalan diri dan kesucian hidup mereka. Mereka melaksanakan bermacam-macam tugas pelayanan bagi komunitas dan mereka mengisi kegiatan-kegiatan temporal dan kelembagaan dalam masyarakat dengan nilai-nilai moral.

908-913 ; 943

 

 

192. Apa itu hidup bakti?

 

Hidup bakti adalah suatu bentuk hidup yang diakui oleh Gereja. Ini merupakan jawaban bebas terhadap panggilan khusus dari Kristus. Dalam jawaban itu, mereka mempersembahkan diri mereka secara total kepada Allah dan mencari kesempurnaan cinta kasih yang digerakkan oleh Roh Kudus. Ciri khas persembahan diri ini ialah mengikuti nasihat-nasihat Injil.

914-916 ; 944

 

 

193. Apa yang dapat diberikan hidup bakti ini kepada misi Gereja?

 

Hidup bakti mengambil bagian dalam misi Gereja melalui penyerahan diri total kepada Kristus dan kepada saudara-saudarinya dengan memberikan kesaksian akan harapan Kerajaan Surga.

931-933 ; 945

 

 

Prev   -   Next

 

   

@ Anyo - Katedral Sintang|Indeks|Home