|Home |Indeks |

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPENDIUM KGK
 

BAGIAN DUA

PERAYAAN MISTERI KRISTEN

 

SEKSI SATU

 TATA KESELAMATAN SAKRAMENTAL

 

BAB SATU

 MISTERI PASKAH PADA MASA GEREJA

 

LITURGI – KARYA TRITUNGGAL

 

 

221. Dengan cara apa Bapa merupakan sumber dan tujuan liturgi?

 

Melalui liturgi, Bapa memenuhi kita dengan berkat-berkat-Nya dalam Sabda yang menjadi daging, yang wafat dan bangkit untuk kita dan mencurahkan Roh Kudus ke dalam hati kita. Pada saat yang sama, Gereja menghormati-Nya dengan ibadah, pujian, dan syukur serta memohon kepada-Nya anugerah-anugerah Putra dan Roh Kudus.

1077-1083 ; 1110

 

 

222. Apa karya Kristus dalam liturgi?

 

Dalam liturgi Gereja, misteri Paskah Kristus ditandakan dan dihadirkan. Dengan memberikan Roh Kudus kepada para Rasul-Nya, Yesus mempercayakan kepada mereka dan pengganti-pengganti mereka kekuatan untuk menghadirkan karya penyelamatan Allah melalui kurban Ekaristi dan Sakramen-Sakramen lainnya. Dalam Sakramen-Sakramen inilah Kristus bertindak untuk mengomunikasikan rahmat-Nya kepada semua umat beriman di segala macam tempat dan waktu di dunia.

1084-1090

 

 

223. Bagaimana Roh Kudus berkarya dalam liturgi Gereja?

 

Kerja sama yang paling erat antara Roh Kudus dengan Gereja terjadi dalam liturgi. Roh Kudus mempersiapkan Gereja untuk berjumpa dengan Allahnya. Roh Kudus mengingatkan dan menyatakan Kristus kepada iman jemaat. Dia membuat misteri Kristus betul-betul hadir. Dia mempersatukan Gereja dengan hidup dan perutusan Kristus dan menghasilkan buah persekutuan di dalam Gereja.

1091-1109 ; 1112

 

 

MISTERI PASKAH DALAM SAKRAMEN-SAKRAMEN GEREJA

 

224. Apa itu Sakramen dan ada berapa macam?

 

Sakramen-Sakramen yang ditetapkan oleh Kristus dan dipercayakan kepada Gereja merupakan tanda yang mendatangkan rahmat yang dapat ditangkap oleh pancaindra. Ada tujuh Sakramen, yaitu Pembaptisan, Penguatan, Ekaristi Kudus, Tobat, Pengurapan Orang Sakit, Penahbisan, dan Perkawinan.

1113-1131

 

 

225. Apa hubungan antara Sakramen-Sakramen dengan Kristus?

 

Misteri-misteri hidup Kristus merupakan dasar dari apa yang Dia bagikan di dalam Sakramen-Sakramen melalui para pelayan Gereja.

1114-1116

 

”Apa yang tampak di dalam diri Penyelamat kita

diwujudkan dalam Sakramen-Sakramen-Nya”

(Santo Leo Agung)

 

 

226. Apa hubungan antara Sakramen-Sakramen dengan Gereja?

 

Kristus sudah mempercayakan Sakramen-Sakramen kepada Gereja-Nya. Sakramen-Sakramen itu adalah Sakramen-Sakramen ”Gereja” dalam arti ganda: Sakramen-Sakramen itu ”dari Gereja” sejauh merupakan tindakan Gereja, yang pada gilirannya merupakan Sakramen tindakan Kristus, dan ”untuk Gereja” sejauh Sakramen-Sakramen itu membangun Gereja.

1117-1119

 

 

227. Apa itu meterai Sakramental?

 

Sakramen Pembaptisan, Penguatan, dan Penahbisan memberikan ”meterai” spiritual, yaitu janji dan jaminan perlindungan ilahi. Karena meterai ini, orang Kristen dipersatukan dengan Kristus, mengambil bagian dalam imamat-Nya dalam berbagai cara, dan mempunyai peranan di dalam Gereja sesuai dengan kondisi dan fungsinya. Karena itu, mereka ini dikhususkan untuk ibadah dan pelayanan Gereja. Meterai ini tak dapat dihapuskan sehingga Sakramen-Sakramen bersangkutan hanya diterimakan satu kali selama hidup.

1121

 

 

228. Apa hubungan antara Sakramen-Sakramen dengan iman?

 

Sakramen-Sakramen tidak hanya mengandaikan iman; unsur kata-kata dan ritual juga mengembangkan, memperkuat, dan mengungkapkannya. Dengan merayakan Sakramen, Gereja mengakui iman yang datang dari para Rasul. Hal ini menjelaskan asal dari rumusan kuno, ”lex orandi, lex credendi”, artinya Gereja percaya seperti yang didoakannya.

1122-1126 ; 1133

 

 

229. Mengapa Sakramen itu berdaya guna?

 

Sakramen itu berdaya guna ex opere operato (”melalui kenyataan bahwa tindakan Sakramen itu dilaksanakan”) karena Kristuslah yang bertindak dalam Sakramen itu dan mencurahkan rahmat yang ditandakan. Daya dari Sakramen tidak tergantung dari kesucian pribadi pelayannya. Namun, buah dari Sakramen itu tergantung dari disposisi orang yang menerimanya.

1127-1128 ; 1131

 

 

230. Apa sebabnya Sakramen-Sakramen itu perlu bagi keselamatan?

 

Bagi orang beriman kepada Kristus, walaupun Sakramen-Sakramen itu tidak semuanya diberikan kepada setiap orang beriman, Sakramen perlu untuk keselamatan karena memberikan rahmat Sakramental, pengampunan dosa, pengangkatan sebagai anak-anak Allah, menyelaraskan diri kepada Kristus Tuhan dan keanggotaan di dalam Gereja. Roh Kudus menyembuhkan dan mengubah mereka yang menerima Sakramen-Sakramen.

1129

 

 

231. Apa itu rahmat Sakramental?

 

Rahmat Sakramental adalah rahmat Roh Kudus yang diberikan oleh Kristus dan terdapat dalam setiap Sakramen. Rahmat ini membantu orang beriman dalam perjalanannya menuju kesucian dan dengan demikian juga membantu Gerejauntuk berkembang di dalam cinta kasih dan memberikan kesaksian kepada dunia.

1129, 1131; 1134, 2003

 

 

232. Apa hubungan antara Sakramen dengan kehidupan kekal?

 

Dalam Sakramen, Gereja sudah ”mencicipi” kehidupan kekal, sambil ”menantikan

penggenapan pengharapan yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juru Selamat kita Yesus Kristus” (Tit 2:13).

 1130

 

 

Prev   -   Next

 

   

@ Anyo - Katedral Sintang|Indeks|Home