|Home |Indeks |

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KOMPENDIUM KGK
 

BAGIAN DUA

PERAYAAN MISTERI KRISTEN

 

SEKSI DUA

 TUJUH SAKRAMEN GEREJA

 

Tujuh Sakramen ialah:

 

1.       Pembaptisan

2.       Penguatan

3.       Ekaristi Kudus

4.       Tobat

5.       Pengurapan Orang Sakit

6.       Penahbisan

7.       Perkawinan

 

250. Bagaimana pembagian Sakramen-Sakramen Gereja?

 

Sakramen-Sakramen dibagi menjadi: Sakramen inisiasi Kristen (Pembaptisan, Penguatan, dan Ekaristi Kudus), Sakramen-Sakramen penyembuhan (Tobat dan Pengurapan Orang Sakit), dan Sakramen-Sakramen pelayanan persekutuan dan perutusan (Penahbisan dan Perkawinan). Sakramen-Sakramen menyentuh momen-momen kehidupan penting dalam kehidupan Kristen. Semua Sakramen bermuara pada Ekaristi Kudus ”sebagai tujuannya” (Santo Thomas Aquinas).

1210-1211

 

BAB SATU

 SAKRAMEN-SAKRAMEN INISIASI KRISTEN

 

251. Bagaimana inisiasi Kristen dilaksanakan?

 

Inisiasi Kristen dilaksanakan melalui Sakramen-Sakramen yang memberikan dasar hidup Kristen. Orang beriman, yang dilahirkan kembali menjadi manusia baru dalam Sakramen Pembaptisan, dikuatkan dengan Sakramen Penguatan dan diberi makanan dengan Sakramen Ekaristi.

1212 ; 1275

 

SAKRAMEN PEMBAPTISAN

 

252. Apa nama Sakramen inisiasi pertama?

 

Sakramen ini terutama disebut Pembaptisan karena ritus sentral yang dirayakan. Membaptis artinya ”menenggelamkan” ke dalam air. Seseorang yang dibaptis ditenggelamkan ke dalam kematian Kristus dan bangkit bersama-Nya sebagai ”ciptaan baru” (2Kor 5:17). Sakramen ini juga disebut dengan ”permandian kelahiran kembali dan pembaruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus” (Tit 3:5), dan disebut ”penerangan” karena yang dibaptis menjadi ”anak terang” (Ef 5:8).

1213-1216 ; 1276-1277

 

 

253. Bagaimana Sakramen Pembaptisan dipralambangkan dalam Perjanjian Lama?

 

Dalam Perjanjian Lama, pembaptisan dipralambangkan dalam macam-macam hal: dalam air, dilihat sebagai sumber kehidupan dan kematian; dalam bahtera Nuh, yang diselamatkan lewat air; dalam penyeberangan Laut Merah, yang membebaskan Israel dari perbudakan di Mesir; dalam penyeberangan Sungai Yordan, yang membawa Israel ke Tanah Terjanji yang menggambarkan kehidupan kekal.

1217-1222

 

 

254. Siapa yang menggenapi pralambang ini?

 

Semua pralambang Perjanjian Lama digenapi dalam diri Yesus Kristus. Pada awal kemunculan Yesus di muka umum, Ia membiarkan Diri dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan. Di kayu salib, darah dan air, yang merupakan lambang Sakramen Pembaptisan dan Sakramen Ekaristi, mengalir ke luar dari lambung yang ditikam. Sesudah kebangkitan, Ia memberikan perutusan ini kepada para Rasul-Nya: ”Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka atas nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Mat 28:19).

1223-1224

 

 

255. Kapan mulainya dan kepada siapa Gereja melayani Sakramen Pembaptisan?

 

Sejak hari Pentekosta, Gereja melayani Sakramen Pembaptisan kepada setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus.

1226-1228

 

 

256. Apa ritus pokok Sakramen Pembaptisan?

 

Ritus pokok Sakramen ini ialah membenamkan calon ke dalam air atau menuangkan air ke atas kepala sambil mengucapkan atas nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

1229-1245; 1278

 

 

257. Siapa yang berhak mendapatkan Sakramen Pembaptisan?

 

Setiap orang yang belum dibaptis dapat dibaptis.

1246-1252

 

 

258. Mengapa Gereja membaptis bayi?

 

Gereja membaptis bayi karena ia lahir dengan dosa asal. Bayi perlu dibebaskan dari kekuasaan si Jahat, dan dibawa ke dalam lingkungan kebebasan yang menjadi milik anak-anak Allah.

1250

 

 

259. Apa yang diperlukan bagi seseorang untuk dibaptis?

 

Setiap orang yang mau dibaptis diminta untuk mengucapkan pengakuan iman. Ini dilakukan secara pribadi untuk orang dewasa, atau oleh orang tua dan Gereja untuk bayi. Walibaptis dan seluruh komunitas gerejawi ikut bertanggung jawab atas persiapan Sakramen Pembaptisan (masa katekumenat) dan atas perkembangan dan penjagaan iman dan rahmat yang diberikan pada saat Sakramen Pembaptisan.

1253-1255

 

 

260. Siapa yang dapat membaptis?

 

Pelayan Sakramen Pembaptisan yang biasa ialah Uskup dan Imam. Dalam Gereja Latin, Diakon juga dapat membaptis. Dalam kasus mendesak, setiap orang dapat membaptis dengan syarat dia mempunyai intensi melaksanakan apa yang dilakukan oleh Gereja. Ini dilaksanakan dengan menuangkan air ke atas kepala calon baptis dengan mengucapkan formula Trinitaris untuk Sakramen Pembaptisan: ”Aku membaptis engkau atas nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus”.

1256; 1284

 

 

261. Apakah Sakramen Pembaptisan itu perlu untuk keselamatan?

 

Sakramen Pembaptisan itu perlu untuk keselamatan bagi mereka yang sudah mendengar pewartaan Injil dan mempunyai kemungkinan untuk meminta Sakramen itu.

1257

 

 

262. Mungkinkah diselamatkan tanpa Sakramen Pembaptisan?

 

Karena Kristus wafat untuk keselamatan semua orang, yang diselamatkan tanpa Sakramen Pembaptisan adalah mereka yang meninggal karena iman (Pembaptisan Darah), para katekumen, dan mereka yang bahkan tidak mengenal Kristus dan Gereja mencari Allah dengan sungguh-sungguh di bawah tuntunan rahmat dan berusaha melaksanakan kehendak-Nya (Pembaptisan Rindu). Gereja dalam liturgi mempercayakan anak-anak yang meninggal tanpa Sakramen Pembaptisan ke dalam kerahiman Allah.

1258-1261 ; 1281-1283

 

 

263. Apa buah Sakramen Pembaptisan?

 

Sakramen Pembaptisan menghapuskan dosa asal, semua dosa pribadi, dan semua hukuman karena dosa. Hal ini membuat orang yang dibaptis ikut ambil bagian dalam kehidupan ilahi Tritunggal melalui rahmat pengudusan, rahmat pembenaran yang mempersatukan seseorang dengan Kristus dan Gereja-Nya. Seseorang ikut ambil bagian dalam imamat Kristus dan menerima dasar persatuan dengan semua orang Kristen. Ia menerima keutamaan teologal dan anugerahanugerah Roh Kudus. Seseorang yang dibaptis menjadi milik Kristus selamanya. Dia ditandai dengan meterai Kristus yang tak dapat dihapuskan.

1262-1274 ; 1279-1280

 

 

264. Apa arti nama Kristen yang diterima waktu menerima Sakramen Pembaptisan?

 

Nama itu penting karena Allah mengenal masing-masing dari kita dengan nama, yaitu dalam keunikan sebagai pribadi. Dalam Sakramen Pembaptisan, seorang Kristen menerima namanya dalam Gereja. Lebih baik jika nama dari seorang santo atau santa yang bisa menjadi model kesucian bagi yang dibaptis dan dapat menjadi pengantara di hadapan Allah.

2156-2159; 2167

 

 

 

Prev   -   Next

 

   

@ Anyo - Katedral Sintang|Indeks|Home